BIG LOVE OWNER

Ala innal Quwata ar Ramyu

In Tulisan Ringan on December 17, 2008 at 3:00 am

Kiranya tidaklah terlalu naif jika baru hari ini saya posting soal “The Bush and The Shoes Tale”. Sebab, hal ini masih selaras dengan budaya keindonesiaan yang suka mengekor, membebek, menduplikasi, plagiat, memplesetkan hal-hal yang terkenal dan best seller.
Tidak banyak, saya hanya agak menyesalkan ketidakakuratan lemparan yang dilakukan oleh kang Jaidi. Namun begitu, secara simbolis, lemparan ini sudah cukup untuk mendeklarasikan kekalahan AS di mata dunia. Sudah cukup untuk mempecundangi Bush dengan makna “perendahan tingkat tinggi” yang terkandung dalam lemparan sebuah sepatu, menurut orang sana. Juga sudah cukup untuk memperingatkan presiden AS berikutnya agar lebih berhati-hati. Tidak semua orang takut padanya.
Selain itu, ini juga semakin menandaskan kebenaran sabda Nabi, ” ala innal quwwata ar ramyu” ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah lemparan. Tak seorang pun membantah bahwa senjata yang dilempar, baik dengan mesiu, karet maupun gerakan kinetik merupakan senjata terampuh dalam perang. Sangat efektif karena daya jangkau yang jauh dan efeknya yang sangat destruktif.
Ternyata benar, tak peduli dengan alat apa atau barang apapun yang dilempar, lemparan merupakan sebuah kekuatan. Buktinya, untuk mempecundangi Bush yang sudah malang melintang sekian tahun dan marajai dunia peperangan dan pembantaian, baik pembataian musuh maupun tentara sendiri, cukup dengan lemparan sepatu.
Semoga lemparan itu menjadi gong pembuka atas berbagai kejadian memalukan lain yang akan menimpa Bush. Agar pemerintahannya benar-benar berakhir su’ul khatimah.

Petwah:
Bagi anda yang ingin meniru lemparan kang Jaidi, sebaiknya anda simak tips berikut:
1. Preparing atau I’dad. Lakukan latihan melempar cepat sesering mungkin dari berbagai kondisi, posisi dan sudut lemparan. Belajar dari kang Jaidi, lemparan dari depan lurus kurang efektif dan mudah dihindari. Jika perlu anda bisa belajar ninjutsu, khususnya pelajaran melempar shiruken, melempar bintang/ senjata rahasia lain.
2. Jangan menggunakan sepatu bertali dan yang terlalu berat. Siapkan pula materi cadangan lain yang bisa diakses dengan cepat, tapi tidak mencurigakan misalnya mouse yang sudah anda isi semen dan pasir atau botol minyak wangi yang tebal.
3. Lakukan peregangan secara diam diam sebelum melempar.
4. Setelah melempar angkatlah kedua tangan. Seperti pemain sepak bola yang habis nekel musuhnya.
5. Bertawakal dan bersabarlah jika setelah melempar anda babak belur. itu sudah menjadi konsekuensi. Tapi yakinlah yang memukuli anda sebenarnya hanyalah iri dengan keberanian anda. Paspampresnya Bush juga kayaknya gitu, ngiri sama kang Jaidi yang lebih dulu mempecundangi orang yang sebentar lagi jadi mantan bos mereka.
Selamat mencoba!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: